Search This Blog

Suwungs

Tentang aku

My photo
Yogyakarta, DIY, Indonesia
Lelaki kelahiran Tegal, yang percaya bahwa hujan selalu menawarkan berbagai keromantisan

Search This Blog

AZIZ MUZAYIN. Powered by Blogger.

Terbaru

Sebasa.

 #DearDHA “Sekolah yang pinter, Nak. Biar kelak enggak jadi polisi.” banyak komentar dari kita di sosial media seperti itu. Kemarahan publik...

Translate

Thursday, 15 March 2018

Rokok

Rokok. Ini cerita tentang Dilan. Dilan yang waktu SMA adalah pelajar gengster, tukang berantem, dan suka tongkrong di warung Bi Eem, kini ia menjadi guru. Guru yang idealis. Guru yang tidak pernah menyembah uang apalagi jabatan. Guru yang berpikir sangat terbuka dan sangat merdeka. Banyak murid-murid yang suka dengan pak guru Dilan, terutama murid lelaki.
Warung bi Eem di tahun 2018 masih berdiri, tidak seperti yang diceritakan Milea. Pak Dilan yang sudah menjadi guru masih sering tongkrong di warung bi Eem. Meskipun sudah tidak ada lagi Piyan, Anhar, Akew dan lain-lain di sana. Nah yang menjadi teman tongkrongnya tentu saja muridnya sendiri. Suatu saat ketika sedang asik tongkrong, bal bel bal bel fiuuuh bersama murid-murid. Pak Dilan melihat dari kejauhan guru BK perempuan menghampiri ke warung Bi Eem.
Dilan panik. Dilan tahu isi kepala Ibu guru BK menghampiri warung Bi Eem pasti untuk inspeksi murid yang sedang tongkrong di sana. Ini bukan perkara mudah atau sulit bagi Dilan mengelak memberi pengertian kepada ibu guru BK bahwa dia tidak sedang mengajari anak didiknya merokok. Dilan tentu saja bisa melawan kepada guru BK seperti dulu dia melawan pak Suripto. Dilan berpikir keras.
Akhirnya Dilan memberi aba-aba kepada murid-murid yang di sana untuk segera kabur menyelamatkan diri ke dalam pekarangan Bi Eem. Dan sialnya Dilan yang rokoknya masih panjang juga ikut serta dalam pelarian panjang ke belakang pekarangan Bi Eem.
Di pekarangan, sudah ada geng murid kelas 1 yang juga sedang rokokan di sana. Serta merta murid kelas 1 yang belum mengenal kepribadian pak Dilan sangat kaget. Gerombolan Murid kelas 1 membuang rokoknya. Pak Dilan tersenyum melihat kelakuan murid kelas 1. Dan tertawa sendiri menyadari tingkahnya yang ikut lari ke pekarangan.
Dilan ngomong kepada anak kelas 1, "Aku beh lagi wedi diudag BK gara-gara ngrokok. Kowe malah kewedinen karo aku...
#DilandaRokok
Ini Dilan versi Aziz Baiq

No comments:

FREE WORLDWIDE SHIPPING

BUY ONLINE - PICK UP AT STORE

ONLINE BOOKING SERVICE