Search This Blog

Suwungs

Tentang aku

My photo
Yogyakarta, DIY, Indonesia
Lelaki kelahiran Tegal, yang percaya bahwa hujan selalu menawarkan berbagai keromantisan

Search This Blog

AZIZ MUZAYIN. Powered by Blogger.

Terbaru

Sebasa.

 #DearDHA “Sekolah yang pinter, Nak. Biar kelak enggak jadi polisi.” banyak komentar dari kita di sosial media seperti itu. Kemarahan publik...

Translate

Tuesday, 10 December 2019

Levitasi

#DearDifa
#DearDifana
#DearNadifa

Barangkali ini hanya hayalan dan dongeng belaka. Tapi bukan itu poin penting dalam tulisan saya. Levitasi adalah terbang. Manusia bisa terbang. Terbang dengan sesungguhnya, tanpa bantuan alat atau pesawat. Bagaimana mungkin? Saya tidak dalam rangka mendoktrinmu harus percaya ini dan itu. Kebenaran kelak akan kau temukan sendiri.
.
.
Konon bangsa Nusantara, nenek moyangmu adalah bangsa yang memiliki kecanggihan teknologi termutakhir dari bangsa-bangsa di dunia. Borobudur salah satu produk teknologi bangsa kita.
.
.
Di Borobudur ada gambar relief orang dengan posisi melayang, barangkali sejak dulu nenek moyang kita pandai berkhayal. Atau bisa jadi adalah suatu gambaran riyil, digambar sebagai pesan untuk dikirim ke masa depan.
.
.
Seseorang teman Fesbuk saya menulis tentang Levitasi atau Levitation, adalah melakukan perjalanan memperpendek jarak ruang dan waktu, dimana suatu objek melayang tanpa dukungan mekanis.
.
.
Tampilan yang tergambar proporsional presisi pada artefak Borobudur secara konsisten dan berulang-berulang barangkali adalah mencirikan kejadian itu benar terjadi. Levitasi dilakukan dengan memberikan gaya ke atas yang menangkal tarikan gravitasi yaitu proses dimana sebuah objek melayang melawan gaya gravitasi bumi dalam posisi yang setabil.
.
.
Leluhur kita terdahulu sudah berada di level unggul. Telah dan mampu melakukan levitasi tanpa alat dan banyak tampil di relief Borobudur, sementara science saat ini berada di level 1.
.
.
Kita coba pahami fakta sejarah leluhur kita dengan kaca mata sains saat ini: Levitasi magnetik, apakah manusia bisa melakukannya? Dalam ilmu pasti alam jika magnet beda kutub di dekat kan akan tarik menarik dan jika sama kutub akan saling tolak. Itu hukum alam.
.
.
Jika bumi ini adalah satu kutub magnet dan manusia membuat juga medan magnet yang sejenis tentu manusia dapat menolak tarikan kutub magnet bumi dengan cara mengelola fisik manusia tersebut. Mengakselerasi unsur-unsur inti dalam tubuh. membentuk magnet, sehingga tubuh mempunyai medan magnet yang sejenis dengan medan magnet bumi. Dalam keadaan seperti ini pasti tubuh akan melayang karena medan magnet bumi dan tubuh sejenis sehingga tubuh tertolak oleh medan magnet bumi. Bagaimana mungkin unsur di tubuh manusia bisa dikondisikan? Nenek moyang kita telah melakukannya.
.
.
Dengan kontemplasi spiritual memaksimalkan daya energi tubuh di dalam mitokondria mengaktifkan proses fusi ATP. Kemudian membuat medan gaya magnet sejenis dengan kutub bumi. Menjadikan tubuh fisik menolak medan magnit gravitasi bumi. Sangat memungkinkan tubuh fisik manusia dapat melayang.
.
.
ATP adalah nukleosida trifosfat yang mengandung adenosina yang mengeluarkan energi bebas ketika ikatan fosfatnya dihidrolisis. Energi ini digunakan untuk menggerakkan reaksi endergonik. Mitokondria menggunakan energi dari gradien konsentrasi ion hidrogen untuk membuat adenosina trifosfat. ATP reaktor fusi unsur oksigen dan hidrogen di dalam bagian terkecil tubuh manusia yang bernama Mitokondria penghasil energi dalam fisika.
.
.
Energi adalah properti fisika dari suatu objek. Bisa berpindah melalui interaksi fundamental yang dapat diubah bentuknya namun tak dapat diciptakan maupun dimusnahkan. Yang dikenal dengan hukum kekekalan energi. Menggunakan energi dari gradien konsentrasi ion hidrogen untuk membuat adenosina trifosfat.
.
.
ATP pembangkit energi menciptakan medan magnet sejenis dengan magnet bumi sehingga terjadi saling tolak antara tubuh dan bumi dan levitasi dimungkinkan terjadi.
.
.
Proses manusia mencapai tingkat tertentu hingga berkemampuan untuk berlevitasi dilakukan dengan prosesi kontemplasi Tapa-brata, istilah Jawa. Menyepi dan sunyi.
.
.
Leluhur Nusantara terdahulu sudah dapat melakukan teleportasi, telepati, levitasi juga menembus langit melintasi jagat raya dan mengelola Bulan. Maka selaras, ketika kau kelak besar nanti mendengar kisah-kisah para Wali sembilan tanah Jawa yang harus kumpul di Jawa Timur detik ini. Padahal asal dari para wali tersebut jauh, ada yang Jawa Barat dan lain sebagainya.
.
.
Kisah-kisah tersebut bukan hanya sekedar untuk membuat bangga berlebihan kita sebagai anak turun Nusantara. Tapi juga motivasi. Kenapa kita hidup hanya meributkan soal politik dan agama saja.
.
.
*****
Tulisan ini saya dedikasikan untuk kawan hangat saya yang dulu bersama di Jogja. Dia asal Jepara. Dan kini tinggal di Semarang. Dia pernah mengalami apa itu levitasi.

No comments:

FREE WORLDWIDE SHIPPING

BUY ONLINE - PICK UP AT STORE

ONLINE BOOKING SERVICE